Diklaim untuk Tempat Tinggal, Tanah Warisan di Benahe Malah Dibangun Gedung PAUD
NARASITIMOR.COM — Pembangunan gedung PAUD Sinar Kasih di Benahe, Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, menuai sorotan. Persoalan utama yang mencuat adalah penggunaan tanah warisan yang dipersoalkan pihak keluarga, sementara pembangunan tersebut disebut tidak mendapat dukungan warga setempat.
Maria Bano, yang disebut sebagai pewaris tanah, mengaku tanah tersebut diberikan untuk tempat tinggal, bukan untuk pembangunan fasilitas umum seperti gedung PAUD. Karena itu, ia mempersoalkan penggunaan tanah tersebut sebagai lokasi pembangunan fasilitas pendidikan.
Keberatan juga disampaikan Simon Seran Ulu, paman kandung Kepala PAUD Karolina Seuk Bria. Sejumlah warga setempat turut mempertanyakan dasar pembangunan tersebut dan mengaku tidak mengetahui secara jelas proses yang mendahului masuknya alat berat untuk melakukan penggusuran.
Selain persoalan tanah, warga juga mempertanyakan keberadaan peserta didik dan aktivitas belajar mengajar di PAUD Sinar Kasih.
Yuliana Tei Seran, mantan guru PAUD sekaligus Kepala Dusun Benahe, mengatakan kegiatan belajar mengajar sebelumnya berlangsung di rumahnya. Namun, setelah dirinya berhenti mengajar, aktivitas pendidikan di PAUD tersebut disebut tidak lagi berjalan seperti sebelumnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









