Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Neon Nua,Tradisi Makan Perpisahan Warisan Leluhur Yang Tetap Hidup Di Masik

Avatar photo
Reporter : Alfonso Molo Editor: Redaksi
Neon Nua,Tradisi Makan Perpisahan Warisan Leluhur Yang Tetap Hidup Di Masik

NARASITIMOR.COM — Masyarakat Masik, Desa Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih mempertahankan tradisi leluhur yang dikenal dengan sebutan Neon Nua.

Tradisi ini merupakan kegiatan makan bersama keluarga besar di kuburan sebagai bentuk makan perpisahan dengan anggota keluarga yang telah meninggal dunia. Tradisi tersebut kembali dilaksanakan oleh keluarga besar Suku Nayatuan pada Rabu, 21/10/ 2026.

Bagi masyarakat Masik, Neon Nua bukan sekadar acara makan bersama di kuburan. Tradisi ini memiliki makna sebagai momen perpisahan keluarga dengan orang yang telah meninggal dunia setelah proses pemakaman dilaksanakan. Melalui makan bersama di makam, keluarga menjalankan kebiasaan adat yang diwariskan oleh leluhur sebagai bagian dari rangkaian penghormatan kepada anggota keluarga yang telah berpulang.

Baca Juga :  Kampus Multikultural Itu Bernama Universitas Muhammadiyah Kupang, Ayo Generasi Muda Segera Daftarkan Diri Anda!

Kata perpisahan dalam tradisi ini menjadi inti penting dari pelaksanaan Neon Nua. Keluarga besar berkumpul di makam untuk makan bersama sebagai penanda bahwa mereka telah mengantar anggota keluarga ke tempat peristirahatan terakhirnya. Kebersamaan tersebut menjadi bagian dari cara keluarga menjalani masa duka sekaligus melaksanakan adat yang hidup dalam masyarakat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan