Di balik keceriaan ulang tahunnya, Dirgahayu tengah menjalani masa kecil dengan kerinduan terhadap keluarganya. Ayahnya saat ini berada di perantauan untuk mencari nafkah, sementara ibunya telah meninggal dunia.
Karena itu, perhatian dari guru dan teman-temannya memiliki arti tersendiri bagi Dirgahayu.
Bukan hanya kue ulang tahun yang diterimanya, tetapi juga pelukan, doa dan kasih sayang dari keluarga besar sekolah.
“Saya senang sekali. Hari ini saya bisa tiup lilin bersama teman-teman dan guru,” kata Dirgahayu.
Satu Lilin, Dua Perayaan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









