Menurut Heri, berjualan bakso keliling menjadi pilihan pekerjaan yang dijalaninya dengan tekun. Ia tidak hanya mengandalkan satu tempat untuk mendapatkan pelanggan, tetapi berusaha mendatangi masyarakat secara langsung.
Dari satu desa menuju desa lainnya, Heri terus menawarkan dagangannya. Baginya, berjualan secara keliling memberikan kesempatan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus mengenal kehidupan warga di Pulau Ende.
“Kalau penghasilan per hari bisa mencapai dua ratus ribuan,” ungkap Heri.
Penghasilan sekitar Rp200 ribuan per hari tersebut, menurut Heri, tentu sangat disyukuri. Besarnya pendapatan setiap hari juga bergantung pada jumlah bakso yang berhasil terjual.
Di balik angka tersebut, terdapat perjuangan panjang yang harus dilalui Heri. Ia harus menyiapkan dagangan, membawa gerobaknya, kemudian menyusuri jalan dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Namun, rasa lelah seakan terbayar ketika dagangannya mendapatkan pembeli. Sapaan masyarakat dan pelanggan yang menikmati bakso jualannya juga menjadi penyemangat tersendiri bagi Heri untuk terus menjalankan usahanya.
Bagi Heri, pekerjaan sebagai pedagang bakso bukan sekadar mencari keuntungan. Lebih dari itu, pekerjaan tersebut merupakan bentuk perjuangan untuk mendapatkan penghasilan melalui usaha sendiri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









