Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menekankan dua fokus utama dalam penguatan fiskal daerah, yakni optimalisasi transfer pusat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia meminta seluruh OPD pengelola PAD untuk memaksimalkan potensi yang ada serta menutup celah kebocoran anggaran.
“Kami minta seluruh OPD mengoptimalkan PAD. Tidak boleh ada kebocoran,” tegasnya.
Ia juga memastikan pemerintah tidak akan mentolerir penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Kali ini kami serius. Kondisi fiskal kita terbatas, sehingga pengawasan akan diperketat, termasuk melibatkan aparat penegak hukum. Jika masih ada penyimpangan, pasti akan ditindak tegas,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









