Kondisi ini memunculkan desakan agar Oskar dan keluarganya memberikan penjelasan serta kepastian mengenai penyelesaian urusan adat yang telah disepakati.
Bagi keluarga Metriana, persoalannya bukan semata-mata Oskar menikah dengan perempuan lain, melainkan adanya kesepakatan penyelesaian adat yang menurut mereka belum dipenuhi.
Sudah Memiliki Anak, Tanggung Jawab Tidak Boleh Diabaikan
Di balik persoalan antara kedua pihak, terdapat seorang anak laki-laki berusia sekitar tiga tahun yang membutuhkan perhatian dan tanggung jawab kedua orang tuanya.
Karena itu, persoalan ini tidak seharusnya berhenti pada perdebatan mengenai janji dan penyelesaian adat. Kejelasan tanggung jawab terhadap anak juga harus menjadi bagian penting dari penyelesaian.
Keluarga berharap Oskar bersedia memberikan penjelasan secara terbuka dan menyelesaikan persoalan yang masih tertunda melalui komunikasi dengan Metriana, keluarga besar, serta pihak gereja dan adat sesuai kewenangannya.
Sebab, apa pun persoalan yang terjadi di antara orang tua, kepentingan anak harus tetap diperhatikan.
Keluarga Desak Janji Direalisasikan, Bukan Dibiarkan Menggantung
Keluarga Metriana berharap kesepakatan yang telah dibuat di hadapan pastor tidak berhenti sebagai pernyataan tertulis. Mereka mendesak agar Oskar dan keluarganya memberikan kepastian serta memenuhi kesepakatan penyelesaian adat sesuai hasil komunikasi sebelumnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
