Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ketika Paskah dan Idulfitri 2026 Datang Bersamaan, NTT Jadi Contoh Toleransi di Indonesia

Avatar photo
Reporter : Bung Yan Editor: Redaksi
Mesjid dan Gereja Berdampingan di Kota Kupang

Di NTT, masyarakat sudah lama mempraktikkan hal tersebut. Ketika hari raya tiba, rumah-rumah terbuka bagi siapa saja.

Umat Muslim tidak segan berkunjung ke rumah tetangga Kristiani saat Natal atau Paskah. Begitu juga umat Kristiani yang datang bersilaturahmi saat Idulfitri. Tradisi saling mengunjungi ini membuat hubungan sosial menjadi semakin erat.

Tidak jarang pula masyarakat bergotong royong membangun rumah ibadah. Ada cerita tentang umat berbeda agama yang ikut membantu pembangunan gereja maupun masjid.

Baca Juga :  Di Balik “Tap Bensin” di SPBU Malaka, Ada Dugaan Perlakuan Istimewa

Bagi mereka, rumah ibadah bukan sekadar simbol agama tertentu, tetapi juga simbol kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Nilai-nilai seperti ini menjadi sangat penting di tengah dunia yang semakin mudah terpecah oleh perbedaan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan