Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Paskah di Tanah Kering : Ketika Iman yang Bergerak, Bukan Sekadar Dirayakan!

Avatar photo
Reporter : Yan Bere Editor: Redaksi
Oleh: Winston Neil Rondo (Ketua DPD GAMKI NTT)

NARASITIMOR.COM || Tulisan ini bukan sekadar gema dari Seruan Paskah DPP GAMKI 2026.

Ia adalah suara hati sebuah kegelisahan yang lahir dari tanah kering Nusa Tenggara Timur (NTT), tempat iman diuji bukan di altar yang megah, tetapi di ladang retak, sumur yang mengering, dan perut-perut yang belum sepenuhnya kenyang.

Sebagai pemuda Kristen di Flobamora, kita tidak bisa lagi memaknai Paskah sebagai rutinitas tahunan yang berhenti di gereja.

Paskah adalah peristiwa yang mengguncang sebuah deklarasi bahwa kematian bukan akhir, dan ketidakadilan bukan takdir.

Baca Juga :  Harlah Ke-66 Tahun PMII : Saatnya Kader Turun Tangan, Bukan Hanya Bicara!

Paskah yang Menyentuh Luka Nyata

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan