Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pariwisata Premium Labuan Bajo Dipertanyakan Anggota DPRD NTT, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Avatar photo
Reporter : Bung Yan Editor: Redaksi
Anggota DPRD NTT, Junaidin Mahasan dari Fraksi PSI

Terkait wacana pembatasan jumlah wisatawan di Labuan Bajo, Junaidin menilai kebijakan tersebut perlu didukung kajian ilmiah yang komprehensif. Kajian itu penting untuk meyakinkan masyarakat, khususnya pelaku pariwisata lokal, agar tidak merasa dirugikan.

Menurutnya, pembatasan wisatawan tanpa perhitungan matang justru dapat berdampak pada pendapatan UMKM, sopir travel, pemandu wisata, hingga pemilik kapal kecil.

“Jika memang pembatasan diperlukan demi keberlanjutan lingkungan, maka harus berbasis data dan disosialisasikan secara terbuka agar semua pihak memahami urgensinya,” jelasnya.

Baca Juga :  PSI NTT Bergerak! Junaidin Sebut Pendidikan sebagai Solusi Atasi Kemiskinan

Sebagai salah satu destinasi super prioritas nasional, Labuan Bajo membutuhkan tata kelola yang adil, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat lokal.

Junaidin mendorong pemerintah daerah maupun pusat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap model pembangunan yang berjalan saat ini.

Baca Juga :  Rumah Ikan Hadir di Pulau Ende, Polres Ende Dorong Konservasi Laut dan Wisata Bahari

Ia menegaskan, pariwisata seharusnya menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat Manggarai Barat, bukan justru memperlebar jurang ketimpangan.

“Labuan Bajo adalah milik bersama. Jangan sampai masyarakat lokal hanya jadi penonton di rumahnya sendiri,” pungkasnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan