“Program dan visi misi itu bersifat umum, tetapi kita harus memiliki ukuran yang jelas. Target lima tahun hingga 2030 harus diterjemahkan dalam parameter yang dapat diukur setiap tahun,” ujar Melki.
Ia menjelaskan, kajian para peneliti akan difokuskan pada berbagai program prioritas pemerintah daerah, termasuk program nasional yang memiliki dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.
Beberapa sektor yang perlu dianalisis secara akademik antara lain dampak program makan bergizi bagi anak terhadap ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah, penguatan koperasi dan usaha lokal, program rumah layak huni, pengembangan sektor maritim seperti garam dan rumput laut, hingga pemanfaatan energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga surya.
Selain itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian dalam kajian tersebut, termasuk upaya revitalisasi sekolah dan indikator peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Melki menilai pendekatan ilmiah sangat penting agar kebijakan yang diambil tidak hanya berbasis asumsi, tetapi didukung oleh data serta analisis yang kuat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









