Diketahui, RAT tersebut juga dihadiri dan dibuka oleh Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono. Dalam pelaksanaannya, forum sempat diwarnai kericuhan dari sejumlah peserta.
Jefri Tapobali menilai proses penetapan pengurus tidak berjalan sesuai prinsip demokrasi koperasi yang mengedepankan kedaulatan anggota.
Ia menduga adanya ketidaksesuaian antara hasil pemilihan anggota dengan penetapan akhir dalam berita acara RAT, termasuk komposisi pengurus dan pengawas.
“Sebagai anggota, kami melihat ada kejanggalan dalam proses ini. Kami ingin semuanya menjadi jelas,” ungkap Jefri.
Kuasa hukum juga menyoroti dokumen penetapan hasil RAT yang menetapkan Wilhelmus Geri sebagai ketua, yang diduga tidak ditandatangani oleh panitia pemilihan. Hal ini dinilai berpotensi melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
