Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dugaan Pengeroyokan di TTS Picu Polemik, Begini Kata Kapolres 

Avatar photo
Reporter : Erick Hello Editor: Redaksi
Ilustrasi Pengeroyokan

Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah terpengaruh oleh oknum advokat dengan rekam jejak tertentu.

Selain itu, Tobe juga menyebut sejumlah karakteristik yang menurutnya kerap ditunjukkan oleh advokat dengan latar belakang mantan narapidana, di antaranya merasa paling benar serta cenderung menghalalkan berbagai cara demi memenangkan perkara, bukan mencari kebenaran secara profesional.

Menanggapi berbagai informasi yang beredar, Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP I Wayan Pasek Sujana, S.H., M.H., menyatakan bahwa informasi yang menyebut adanya dua perempuan yang mengeroyok tujuh perempuan dan lima laki-laki tidak sesuai dengan fakta hasil penyelidikan.

Baca Juga :  Penetapan Dua Tersangka Kasus Pengeroyokan di TTS Tuai Sorotan, Kuasa Hukum Ajukan Penangguhan Penahanan

“Berdasarkan laporan resmi dan hasil penyelidikan serta penyidikan, korban dalam kasus ini hanya satu orang, yakni Antonia Isu,” jelas Wayan kepada media ini, Senin 30/03/2026.

Baca Juga :  Polres TTS Gelar Sertijab dan Pelantikan Sejumlah Pejabat, Berikut Daftar Namanya!

Ia juga menegaskan bahwa tidak benar adanya klaim jumlah korban yang banyak seperti yang beredar di publik.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan