Indeks

FMN Kupang Kecam Kekerasan terhadap Wartawan, Sebut Aparat Semakin Represif

Reporter : Erick Hello Editor: Redaksi
FMN Cabang Kupang

Bukannya mendapatkan perlindungan sebagai insan pers, keduanya justru menghadapi kekerasan fisik dan ancaman.

FMN menilai kondisi ini menunjukkan adanya penyalahgunaan kewenangan untuk membungkam kontrol publik, terutama ketika menyangkut kepentingan internal aparat.

“Ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, tetapi bentuk nyata penggunaan kekuasaan untuk menekan, mengintimidasi, bahkan menghambat kerja jurnalistik,” tegas FMN Cabang Kupang dalam pernyataan resminya.

FMN menilai kasus ini mencerminkan masalah struktural dalam institusi kepolisian, khususnya dalam hal akuntabilitas terhadap anggotanya.

Jika kekerasan terhadap jurnalis tidak ditindak tegas, maka ruang demokrasi, terutama kebebasan pers, berpotensi semakin terancam.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version