Ketika Oskar hendak melangsungkan perkawinan, keluarga Metriana disebut datang menghadang sebagai bentuk keberatan atas persoalan hubungan mereka yang belum diselesaikan.
Namun, situasi tersebut kemudian berlanjut pada komunikasi antara pihak-pihak yang terlibat. Setelah pembicaraan dilakukan, tercapai kesepakatan bahwa Oskar tetap melangsungkan perkawinan dengan perempuan lain, tetapi terlebih dahulu memberikan pernyataan untuk menyelesaikan urusan adat dengan Metriana.
Ada Surat Pernyataan dan Tenggat Waktu Penyelesaian
Dokumen Surat Pernyataan tertanggal 28 Agustus 2026 yang diperlihatkan kepada media mencantumkan kesepakatan terkait perkawinan Oskar dengan Anggian Apriyane Sovia Meko.
Dalam dokumen tersebut, keluarga besar Metriana Hoar memberikan izin kepada Oskar untuk melangsungkan perkawinan dengan perempuan tersebut. Pada saat yang sama, dicantumkan pula kesepakatan untuk menyelesaikan urusan adat antara Oskar dan Metriana pada 10 Oktober 2026.
Kesepakatan itu dibuat di hadapan Pastor Paroki St. Yohanes Pemandì Naesleu dengan melibatkan keluarga besar kedua pihak.
Namun, menurut keterangan pihak perempuan, hingga melewati tanggal yang ditentukan, penyelesaian adat yang diharapkan belum terlaksana. Pihak perempuan juga mempersoalkan sikap Oskar dan keluarganya yang disebut tidak menepati kesepakatan tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









