Menurut keterangan keluarga, insiden bermula ketika siswa diminta menggambar struktur sel saraf (neuron) dalam soal ujian Biologi. Dari total 33 siswa di kelas, sebagian besar mengaku kesulitan mengerjakan soal tersebut.
Guru pengganti mata pelajaran Biologi berinisial VA diduga emosi dan memukul sejumlah siswa menggunakan botol air mineral yang berisi air. Korban juga disebut mengalami pukulan di bagian kepala.
Situasi semakin memanas ketika korban membuang botol tersebut ke tempat sampah karena air di dalamnya telah berbusa. Mendengar suara benturan, guru tersebut kembali ke kelas dan menanyakan siapa yang membuang botol. Setelah korban mengakui perbuatannya, terlapor diduga menjambak rambut korban, membantingnya ke meja dan kursi, serta menampar hingga korban tak sadarkan diri.
“Sempat ada teman yang berteriak bahwa anak saya pingsan, tetapi dia menjawab itu bukan urusannya dan meninggalkan kelas,” ungkap Simon.
Korban kemudian mengalami sesak napas dan kejang-kejang sebelum akhirnya orang tua dipanggil ke sekolah. Saat tiba, korban ditemukan dalam kondisi lemas dan terbaring di kursi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









