Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Saksi Pembunuhan Sebastian Bokol Mengaku Diancam, Minta Perlindungan ke Polda NTT

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Redaksi
Ilustrasi Saksi Korban Sebastian Bokol di Intimidasi

“Om Vester dengan paman siap menghadap dengan saya, siap angkat kaki dari sini atau pulang kampung,” ujar Maria menirukan teriakan tersebut.

Teriakan itu didengar sejumlah warga yang sedang berada di kedai milik Theresia, orang tua dari salah satu saksi, Mario Seja.

Maria menambahkan, Ben Ndolu sempat kembali ke lapaknya dengan mengendarai sepeda motor dan kembali berteriak menanyakan penjualan bensin. Namun ia memilih tidak menanggapi karena yang bersangkutan diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman keras.

Baca Juga :  Kasus Kekerasan Wartawan di NTT, Pengacara TTS Minta Kapolda Bertindak Tegas

Merasa tidak nyaman dan terancam, Maria kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada istri Yan Wawo, pemilik lahan tempat ia dan suaminya berjualan.

Ketua RT 045 Kelurahan Liliba, Daud Malei, juga mendatanginya untuk memastikan informasi setelah menerima laporan warga.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan