Ia juga menyebut bahwa kepala sekolah, yang diketahui bernama Nimrot Fallo, diduga mengelola anggaran secara sepihak. Bahkan, dokumen rencana anggaran belanja (RAB) tidak pernah ditunjukkan saat diminta oleh ARAKSI.
“Hal ini mengindikasikan adanya dugaan manipulasi data yang sengaja ditutupi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Alfred Baun mengaku dirinya sempat dituduh melakukan pemerasan oleh pihak sekolah. Namun, tudingan tersebut dibantah keras olehnya.
“Itu tidak benar. Saya akan lapor balik dan tetap menindaklanjuti persoalan ini sampai tuntas,” ujarnya.
Alfred Baun juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengembalikan sejumlah uang yang sempat diberikan oleh pihak sekolah. Meski demikian, ARAKSI tetap mempertimbangkan untuk melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, kepala sekolah SDN Tubuhue, Nimrot Fallo, belum memberikan klarifikasi.
Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan WhatsApp tidak mendapat respons.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









