Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Soal Dugaan Pemalsuan Dokumen RAT, Ketua Terpilih KSP Kopdit Swasti Sari Wilhelmus Geri : Harus Ada Pembanding!

Avatar photo
Reporter : Yan Bere Editor: Redaksi
Ketua terpilih Pengurus KSP Kopdit Swasti Sari, Wilhelmus Geri

“Kalau disebut pemalsuan, tentu harus ada dokumen asli sebagai pembanding. Sepengetahuan saya sebagai ketua terpilih, dokumen itu sah,” ujarnya kepada media, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia menjelaskan bahwa proses penyusunan struktur kepengurusan dilakukan sesuai mekanisme organisasi setelah penetapan pengurus terpilih. Penentuan jabatan, kata dia, dilakukan melalui musyawarah kolektif.

Wilhelmus mengungkapkan, rapat awal dipimpin oleh peraih suara terbanyak, Yohanes Sason Helan. Namun dalam prosesnya, yang bersangkutan memilih meninggalkan forum (walk out).

Baca Juga :  Kembalikan Rp104,2 Juta, Terlapor Kasus Penggelapan Uang di Kupang Masih Jalani Proses Hukum

“Awalnya beliau memimpin rapat karena memperoleh suara terbanyak, tetapi kemudian memutuskan walk out. Rapat selanjutnya tetap kami lanjutkan karena masih memenuhi kuorum,” jelasnya.

Rapat tersebut berlangsung pada 17 April 2026. Setelah tersisa enam pengurus, forum dilanjutkan dengan Wilhelmus sebagai pimpinan rapat hingga menghasilkan kesepakatan struktur organisasi, di mana ia ditetapkan sebagai ketua.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimor.Com

+ Gabung

  • Bagikan